Harian Dewata

Tim Penggerakan PKK Bali di Gianyar Ambil Langkah Maksimal Tangani Stunting  

PKK Provinsi Bali secara maraton mengelar kegiatan aksi sosial ke Kabupaten/Kota se-Bali. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Kabupaten Gianyar, yang dipusatkan di Wantilan Jaba Pura Gunung Raung, Desa Taro, Tegalalang, Jumat (3/11).

Pada kesempatan itu, Pj. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Bali, Ny. Ida Mahendra Jaya bersama Pj. Bupati Gianyar I Dewa Tagel Wirasa, Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar I Dewa Gede Alit Mudiarta, Pj. Ketua TP. PKK Kabupaten Gianyar Ny. Widiastuti Wirasa beserta instansi terkait lainnya menyalurkan bantuan kepada 50 balita yang berisiko stunting (gangguan pertumbuhan ada anak).

Adapun paket bantuan yang diserahkan terdiri atas lima kilogram beras, satu krat telur, enam kotak susu, dan sikat gigi beserta pasta giginya.

Selain itu, juga dilakukan penyerahan secara simbolis paket olahan Ikan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, dan penyerahan bantuan 500 butir telur, 50 ekor bibit ayam kampung, 500 pohon bibit cabe dan botol pupuk organik cair oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali kepada Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar.

Dalam sambutannya, Ny. Ida Mahendra Jaya menekankan pentingnya menjaga menjaga tumbuh kembang anak.

Dia menyebutkan kehadirannya bersama tim PKK untuk melihat langsung kondisi balita dan tim pendamping keluarga guna mendapatkan informasi  atau data yang akurat dan membantu mengatasi persoalan stunting.

“Kita tidak ingin anak-anak penerus kita di masa depan tidak dapat berkompetisi dan hidup layak karena tumbuh kembangnya terganggu. Saya titip ibu-ibu, tolong dijaga dan dirawat anak-anak ibu, karena itu aset bangsa kita,” katanya. 

Sementaran itu, Pj. Bupati Gianyar I Dewa Tagel Wirasa mengatakan sangat mengapresi langkah yang dilakukan oleh Pj. Ketua TP. PKK Provinsi Bali dalam membantu tugas-tugas dari Pj. Gubernur Bali dalam rangka penanganan stunting.

“Jadi kita diberikan kehormatan dari beliau, salah satu desa kita, Desa Taro menjadi lokus kunjungan beliau,” kata Dewa Tagel Wirasa.

Lebih lanjut, dirinya menambahkan, melihat masih adanya balita yang berpotensi mengalami stunting, pemerintah bersama pihak-pihak terkait terus berkolaborasi melakukan intervensi terhadap penangan stunting.

“Jadi kita bergerak terus maju, kita lakukan intervensi, kita lakukan validasi secara berkelanjutan,” pungkasnya.***

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *