Harian Dewata

PLN Siapkan 88 Unit SPKLU untuk Mobil Listrik di KTT G20

PT PLN (Persero) telah menyiapkan sebanyak 88 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Bali untuk mendukung kegiatan Presidensi KTT G20 pada November mendatang. Adapun rinciannya, sebanyak 66 unit merupakan SPKLU Ultra Fast Charging dan 22 unit fast charging.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan SPKLU Ultra Fast Charging memiliki sejumlah keunggulan. Salah satunya, pengisian hingga penuh mobil listrik bisa dilakukan hanya dalam waktu 15-30 menit dari posisi kosong.

“Tak hanya itu saja, SPKLU dengan daya 200 kilo Watt (kW) ini juga dilengkapi dengan fitur Simultan Charger sehingga dapat mengisi 2 unit kendaraan secara bersamaan,” kata Darmawan dalam keterangannya di Bali, Minggu (16/10).

Dalam kunjungannya tersebut, ia menyampaikan bahwa pembangunan SPKLU bisa berjalan lancar berkat dukungan Kementerian BUMN dan kolaborasi dari berbagai pihak di lapangan. Saat ini, kata Dia, sebanyak 86 unit sudah terpasang, 2 unit untuk mobile dan telah ada 200 unit Home Charging yang tersebar di seluruh Bali.

“Dalam rangka Presidensi KTT G20 tahun ini, PLN mendukung pemerintah dengan menyiapkan segala infrastruktur dan juga kendaraan operasional berbasis listrik sebagai etalase aksi pengurangan emisi karbon,” ujar Darmawan.

Lebih lanjut, ia mengatakan, KTT G20 merupakan acara internasional yang menjadi sorotan dunia. Untuk itu, PLN menyiapkan dengan sangat matang dan mengerahkan seluruh daya upaya demi menyukseskan Presidensi G20.

Darmawan menambahkan bahwa penyediaan SPKLU tidak hanya terbatas untuk mendukung kesuksesan acara G20. Kesiapan PLN menghadirkan SPKLU juga menjadi salah satu langkah penting dalam membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

“PLN juga mendukung ekosistem kendaraan listrik dengan gencar menciptakan skema kerja sama melalui franchise pembangunan SPKLU dan SPBKLU bersama perbankan, mall-mall, kantor-kantor, swasta, operator jasa transportasi, dealer motor dan lain-lain sehingga akan ada ribuan SPKLU dan SPBKLU yang difasilitasi PLN,” pungkas Darmawan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *