Harian Dewata

Perluas Herd Immunity, Pemprov Bali Naikkan Target Sasaran Vaksinasi

Dinas Kesehatan Provinsi Bali melalui perintah Gubernur Bali Wayan Koster menaikkan target sasaran vaksinasi untuk memperluas kekebalan komunal (herd immunity) di Provinsi Bali, sehingga risiko korban kematian pada masa Pandemi Covid-19 bisa diminimalkan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr I Ketut Suarjaya di Denpasar, Rabu (15/9) mengatakan target sasaran yang awalnya 2.996.060 (70%) dari total jumlah penduduk Bali, yakni 4.280.085, dinaikkan menjadi 3.405.130 (79,55%) target sasaran alias naik sebesar 9,55%. “Target sasaran dinaikkan, instruksi Pak Gubernur Bali, makin memperluas kekebalan komunal makin bagus. Karena masyarakat makin kuat imunnya, risiko kematian bisa dicegah,” ujar dr Suarjaya.

Target sasaran yang dinaikkan dari 2.996.060 menjadi 3.405.130 ini menurut Suarjaya didukung oleh faktor-faktor lain. Seperti ketersediaan vaksin yang mencukupi di Bali. Karena pemerintah pusat melalui komunikasi Gubernur Koster dengan Menkes RI, memberikan dukungan vaksin secara maksimal. “Ketersediaan vaksin sangat mendukung, berapapun Bali minta diberikan, dan prosesnya cepat, ini yang membuat kami optimis vaksinasi target sasaran ditingkatkan. Sehingga kekebalan komunal makin luas dan maksimal,” ujar birokrat asal Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng ini.

Ketika ditanya batasan usia yang dimaksimalkan memperoleh vaksinasi dalam kenaikan target sasaran, menurut Suarjaya, adalah mereka yang berusia 12 tahun ke atas. Kalau sebelumnya masih dihitung-hitung dengan menyasar lansia. Namun sekarang hampir akan merata. “Asal tidak komorbid dan punya riwayat kesehatan yang buruk, maka yang 12 tahun ke atas kita sasar untu vaksinasi. Vaksin kita juga cukup banyak. Dulu mungkin kita berhitung dengan ketersediaan vaksin, tapi sekarang harus merata dapat vaksin. Makin banyak yang dapat vaksin Bali makin cepat dan luas kekebalan komunalnya,” tegas mantan Kabid Penanggulangan Penyakit pada Dinas Kesehatan Provinsi Bali ini.

Suarjaya mengungkapkan capaian vaksinasi dengan target sasaran terbaru, jumlah penduduk yang sudah divaksinasi untuk tahap I sebanyak 3.258.207 orang atau 95,69%. Sementara untuk vaksinasi tahap II telah mencapai 2.292.903 (67,34%). Sebelumnya, kalau mengacu dari target sasaran yang 70% jumlah penduduk, capaian vaksinasi tahap I sudah mencapai 3.187.433 (106,39%). Sementara capaian vaksinasi tahap II mencapai 1.901.555 (63,47%). 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *