Harian Dewata

IKN Meningkatkan Perekonomian Negara

Sebagai pemegang estafet kepemimpinan konglomerasi Lippo Group, John Riady yang berusia cukup muda seolah tidak gagap menghadapi masa transisi di hampir semua dimesi seperti saat ini. Mulai dari perkembangan teknologi seputar revolusi industri 4.0, pemulihan pasca pandemi, desakkan global terkait pembaruan sektor energi, hingga gejolak geopolitik.

Indonesia pun bersiap menghadapi gelombang pasang harga komoditas, serta terganggunya pasokan material industri, serta terganggunya stok pangan. Di tengah situasi itu, setiap pengusaha apalagi sekelas pucuk pimpinan konglongmerasi seperti Lippo Group, dipaksa berpikir keras agar fondasi bisnis tidak goyah.

Pada proyek IKN, John berkomitmen Lippo Group akan ikut berpartisipasi. “Kami akan mendukung dengan berbagai kemampuan kami, entah itu pembangunan rumah sakit atau penguatan sektor kesehatan, serta bisa juga ke arah sektor pendidikan. Kami ingin mengambil bagian dan berkontribusi,” kata John. Di sisi lain, prospek bisnis Indonesia pun semakin cerah seiring kian mudahnya akses digital. Lippo Group, lanjut John, berkeyakinan bahwa saat ini masih merupakan tahap permulaan dari ledakan ekonomi digital di Indonesia. Konsolidasi pasar serta semakin banyaknya perusahaan teknologi yang lahir secara simultan akan mengubah banyak lanskap kehidupan masyarakat. “Kami telah berinvestasi dan ikut mengembangkan sekitar 57 perusahaan rintisan, tentunya perusahaan yang kami pilih berdasarkan prinsip untuk menyajikan solusi bagi masyarakat. Dengan prinsip ini, kami yakin perusahaan rintisan itu akan terus maju dan berkembang

Leave a Comment

Your email address will not be published.